AUTO-BIOGRAFI (Tugas Psikopend)

Auto-Biografi

Nama saya Febrina Yendilia, saya lahir di Jakarta tepatnya di Rumah Sakit Tebet pada tanggal 22 Februari 1994. Saya bungsu dari lima bersaudara. Ayah saya adalah keturunan Padang dan ibu saya adalah keturunan Jawa. Ayah saya sudah meninggal sejak tahun 2008 dan ibu saya sekarang menjadi ‘single parent’. Ibu saya adalah ibu rumah tangga yang memiliki keahlian salon untuk membiayai kehidupan. Saya memiliki dua kakak perempuan dan dua kakak laki-laki. Kedua kakak perempuan saya sudah menikah dan memiliki anak. Sedangkan kedua kakak laki-laki saya belum menikah. Kakak pertama saya laki-laki sedang bekerja di Bintaro Jakarta dan menetap disana sekarang. Kakak ke-dua saya perempuan menetap di Depok bersama suami dan dua orang anaknya. Kakak ke-tiga saya  perempuan dan menetap di Lenteng Agung Jakarta bersama suami dan satu orang anaknya. Kakak ke-empat saya laki-laki menetap di Bekasi bersama ibu saya.
Pada tahun 2001 saya sekolah di SDN Tebet Timur 13 Jakarta kebetulan saya sempat terlambat sekolah satu tahunan karena keluarga saya yang sering pindah tempat tinggal kala itu, kemudian pada tahun 2007 saya melanjutkan ke SMPN 73 Jakarta, namun pada tahun 2008 saya harus pindah tempat tinggal ke Cikarang Kabupaten Bekasi tepatnya tinggal bersama paman saya dan melanjutkan sekolah ke SMPN 4 Cikarang Utara kemudian saya SMA pada tahun 2010 di SMAN 1 Cikarang Pusat jurusan IPA. Setelah itu sekarang saya melanjutkan ke Universitas Pendidikan Indonesia pada Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Kelurga. Saya masuk melalui jalur SNMPTN setalah menaruhnya pada pilihan ke-empat. Sebelumnya, saya ingin sekali masuk di jurusan Komunikasi tetapi saya belum mendapat kesempatan di jurusan itu. Dan inilah jalan dari Allah SWT yang terbaik untuk saya.
Saya senang sekali mendengarkan musik, browsing dan berhitung.  Saya sejak dulu sudah tinggal di dalam keluarga yang mencintai musik. Almarhum ayah selain seorang yang ahli dalam mekanis beliau juga ahli bermusik. Tetapi saya tidak memiliki keahlian bermain musik, saya hanya mencintai musik dan senang mendengarkannya. Saya sangat suka melihat seseorang bermain gitar, entah kenapa hati saya sangat tersentuh ketika menyaksikan seseorang bermain gitar atau akustikan di depan saya.
 Cita-cita saya waktu kecil ingin menjadi Astronot, itu berawal ketika waktu kecil saya sering melihat penampakan bulan dari balkon rumah saya. Ketika itu saya melihat seperti ada penampakan menyerupai kelinci sedang menumbuk sesuatu di bulan. Saat itu juga saya yang masih kecil bertanya dengan polosnya pada kakak saya bahwa kenapa terlihat seperti itu. Kakak saya yang isengpun menjawab bahwa disana seekor kelinci sedang menumbuk kacang untuk dijadikan kue moci. Dan para kelinci rata-rata membuat kue moci di bulan. Saya pun percaya saja, sehingga sampai SMP saat ditanya soal cita-cita saya selalu mengatakan ingin menjadi seorang Astronot agar saya dapat bertemu kelinci yang berada di bulan tersebut. Saya selalu memikirkan itu, kemudian ketika SMA saya mulai tersadar bahwa menjadi seorang Astronot itu tidak mudah. Jurusan Astronomi saja di Perguruan Tinggi Negri Indonesia ada di ITB. Bayangkan saja betapa sulitnya masuk kesana. Dan itu hanya akan jadi mimpi, karena cita-cita saya berubah menjadi seorang ahli matematika setelah itu karena saya senang sekali dengan pelajaran yang menggunakan logika dan hitung-hitungan. Sampai kelas dua SMA saya mulai berfikir lagi jika saya mengambil jurusan itu saya tidak akan terlalu berperan untuk orang banyak walaupun saya tetap menyukai pelajaran Matematika. Kemudian cita-cita saya berubah lagi menjadi seorang Publik Speaking yang sukses atau Motivator handal atau Konsultan yang sukses, apapun itu yang berhubungan dengan berbicara di depan orang untuk membantu memecahkan masalahnya serta memberikan motivasi kepada mereka. Serta menjadi anak yang bisa membahagiakan ibu saya.
Saya adalah seorang yang bisa dikatakan sangat sensitif, saya mudah tersinggung dengan perkataan orang lain. Saya juga terkadang sering berfikir pendek jika sudah penat, tetapi saya memiliki banyak ‘planning’ dalam hidup saya. Saya juga suka sekali berimajinasi. Saya akan senang melihat orang lain bahagia karena saya. Saya berharap di dunia ini saya tidak melukai hati orang lain, tetapi karena saya hanya manusia biasa ada saja hati orang lain yang juga merasa disakiti oleh saya mungkin karena salah paham atau apapun itu adalah hal ang saya sangat sesali. Saya sangat tidak ingin menyakiti orang lain dan saya sangat ingin melihat orang lain bahagia karena saya bukan sebaliknya.
Hidup saya selalu dipenuhi pertanyaan mengapa? Iya saya terkadang sempat berfikir ada yang tidak ada pada diri saya tetapi ada pada diri orang lain. Ya mungkin ini adalah salah satu sifat manusia yang tidak pernah merasa bersyukur. Sekarang saya sudah mulai mengerti bahwa banyak di luar sana yang lebih menyedihkan dari kita dan kita harus bersyukur dengan hidup ini. Dan setiap masalah yang ada dan datang pada hidup kita sengaja diperuntukan untuk membuat seseorang menjadi lebih dewasa dalam menyikapi kehidupan. Dan di dunia ini tidak ada yang tidak mungkin. Semua pasti bisa terjadi, jadi seperti motto hidup saya “Why not?”. Kita harus jalani hidup ini dengan semangat karena “kenapa enggak?” kita dilahirkan untuk menyikapi semua dengan kata “iya” karena kita pasti bisa!
Soal cinta, saat ini saya berstatus lajang. Karena saya tidak memiliki pasangan dan baru saja putus dari seorang anak kelas 3 SMA. Ya itu hanya hubungan anak SMA yang lucu. Sekarang saya tidak ingin terlalu memikirkan itu, yang terpenting saya bisa atau tidak mendapat yang lebih baik dan serius menjalani hubungan. Saya berharap Tuhan dapat memberikan jodoh yang terbaik untuk saya kelak.
Teman, bicara teman adalah hal yang menyenangkan. Karena saya sebagai manusia biasa, makhluk sosial yang tidak mungkin bisa hidup tanpa relasi dengan banyak orang. Teman adalah salah satu faktor terpenting dalam kehidupan saya, teman yang memberikan saya arti semangat kehidupan. Seiring berjalannya waktu, teman saya sejak kecil hingga sekarang terus bertambah. Kali ini saya akan menceritakan tentang teman SMA dan di kuliah saja karena saya baru mengerti persahabatan sejak SMA.
Teman SMA saya yang paling dekat adalah Yulia Permata Asih, dia adalah seorang gadis bermuka oriental. Dia sangat pemalas dan lucu. Bermain dengannya sangat menyenangkan. Sekarang dia kuliah di PU Cikarang jurusan Akuntansi. Kedua, saya dekat dengan Dessy Maylani, dia adalah tempat tergokil menurut saya karena dia sangat seru, sekarang di melanjutkan sekolah kebidanan di Tanggerang. Ketiga, Rahmiati Safitri dia adalah teman yang juga tidak kalah gokil, dia melanjutkan kulaihnya di PNJ jurusan Keuangan Perbankan. Kemudian Sudiati Nurlita, dia adalah gadis berhidung sangat mancung dan pintar. Dia melanjutkan kuliahnya di UNPAS jurusan Teknik Industri. Kemudian Melati Senjawidia, dia sempat satu kost dengan saya dua bulanan. Dia adalah teman yang lucu namun kadang egois dan kekanakan, tapi saya tetap berterimakasih padanya karna selama ini sudah membantu saya.  Dia kuliah di POLBAN jurusan Management Pemasaran. Lalu, Gabrila Karama, dia adalah seorang gadis yang selalu fokus pada urusan percintaan, sekarang dia kuliah di UNPAS jurusan Biologi. Untuk yang laki-laki teman saya banyak, tetapi yang selalu ada buat saya bernama Andio Bherta, dia adalah sosok tergokil di sekolah saya dulu. Dia sangat suka menghibur orang, sekarang dia kuliah di ITSB Cikarang jurusan Teknik Pertambangan.
Di Bandung, saya memiliki tiga orang sahabat, mereka sangat menyenangkan. Mereka selalu memberikan semangat ketika saya sedang ‘down’ atau saya sangat sedih mereka selalu menghibur saya dengan caranya sendiri. Yang pertama, Dyna Mulia. Dia adalah sosok periang yang berlebihan namun kadang cengeng. Dia sangat baik kepada saya. Saya sangat senang bermain bersamanya, karena dari dia saya dapat move on dan terlepas dari kegalauan setelah putus. Tepatnya setelah dia mengenalkan saya kepada kakaknya :D Kedua, Dea Rahayu. Dia sosok yang sangat gokil tapi berfikiran dewasa, dia teman yang seru sekali. Dia juga sangat baik kepada saya. Ketiga, Luthfia Disha. Dia adalah satu-satuna teman saya yang memakai cadar. Dia sangat perduli pada saya, saya menganggap dia sebagai malaikat yang dikirimkan Tuhan untuk saya di Bandung ini. Karena dia sangat banyak membantu saya. Ya mereka semua sangat baik kepada saya. Saya beruntung memiliki sahabat seperti mereka. :)


Demikian Auto-biografi dari saya, sekian :)


NAMA : FEBRINA YENDILIA
NIM     : 1305374
PRODI : Pendidikan Kesejahteraan Keluarga
FAKULTAS     : Pendidikan Teknologi dan Kejuruan 
UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kisah Dia

2014 apakah berbeda?

Bersyukurlah